Studium General FEBI UIN SYAHADA Hadirkan Pakar Kementerian Agama, Dorong Penguatan Kompetensi dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan

PADANGSIDIMPUAN 5 September 2026 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (UIN SYAHADA) Padangsidimpuan kembali menghadirkan kegiatan akademik yang sarat wawasan dan relevan dengan tantangan pengembangan pendidikan tinggi. Melalui Studium General FEBI, sivitas akademika memperoleh kesempatan berdialog langsung dengan dua pejabat dari Kementerian Agama Republik Indonesia mengenai arah kebijakan pembiayaan pendidikan agama dan pendidikan keagamaan.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 4 September 2026, di Aula UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan tersebut mengangkat tema “Arah dan Kebijakan Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan untuk Penguatan Kompetensi Dosen dan Pegawai.”

Tema tersebut dinilai sangat strategis karena pembiayaan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan aspek anggaran, tetapi juga menyangkut bagaimana investasi pendidikan diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat kelembagaan, mendorong riset, memperluas kerja sama, dan menghadirkan pendidikan yang semakin adaptif terhadap perkembangan zaman.

Suasana Studium General semakin istimewa dengan hadirnya dua narasumber dari Kementerian Agama Republik Indonesia, yaitu

Dr. Ruchman Basori, S.Ag., M.A.,

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Kementerian Agama Republik Indonesia,

Hendro Dwi Antoro, S.H., C. Med,

Kepala Tim Investasi Pendidikan, Kerjasama, dan Riset pada Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Kehadiran kedua narasumber menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta. Pasalnya, forum tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa dan sivitas akademika untuk mendapatkan perspektif langsung mengenai kebijakan pemerintah, sekaligus memahami peluang pengembangan pendidikan melalui pembiayaan, investasi, kerja sama, dan riset.

Rektor: Kehadiran Narasumber Merupakan Kehormatan bagi UIN SYAHADA

Studium General secara resmi dibuka oleh

Rektor UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan,

Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus penghargaan yang setinggi-tingginya kepada kedua narasumber yang telah berkenan hadir di UIN SYAHADA Padangsidimpuan.

Rektor menilai kehadiran Dr. Ruchman Basori, S.Ag., M.A. dan Hendro Dwi Antoro, S.H., C. Med merupakan sebuah kehormatan bagi keluarga besar UIN SYAHADA. Menurutnya, forum seperti Studium General menjadi jembatan penting antara dunia akademik dengan pemangku kebijakan di tingkat nasional.

“Atas nama pimpinan dan seluruh keluarga besar UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, kami menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada Bapak Dr. Ruchman Basori dan Bapak Hendro Dwi Antoro yang telah berkenan hadir di kampus kami. Kehadiran Bapak berdua merupakan kehormatan sekaligus kesempatan yang sangat berharga bagi kami,” ujar Rektor dalam sambutannya.

Rektor berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh seluruh peserta. Mahasiswa didorong untuk tidak sekadar hadir dan mendengarkan, tetapi mampu menangkap gagasan, kebijakan, dan peluang yang disampaikan narasumber untuk kemudian dikembangkan menjadi pengetahuan dan wawasan baru.

Menurut Rektor, perkembangan pendidikan tinggi saat ini menuntut perguruan tinggi untuk semakin terbuka terhadap kolaborasi. Kampus tidak dapat berjalan sendiri dalam menghadapi perubahan dan tuntutan zaman. Diperlukan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, lembaga riset, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Karena itu, Rektor mengapresiasi langkah FEBI yang menghadirkan pejabat Kementerian Agama RI dalam kegiatan akademik tersebut. Ia berharap hubungan kelembagaan yang telah terbangun dapat terus diperkuat melalui berbagai bentuk kerja sama yang produktif.

Rektor juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran pimpinan FEBI dan panitia penyelenggara yang telah mempersiapkan kegiatan dengan baik.

Dua Narasumber, Satu Pesan Besar: Pendidikan Harus Terus Berinvestasi pada Manusia

Hadirnya dua narasumber dari Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Kementerian Agama RI memberikan warna tersendiri dalam kegiatan Studium General.

Dr. Ruchman Basori, S.Ag., M.A., sebagai Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Kementerian Agama RI, memberikan perspektif mengenai arah dan kebijakan pembiayaan pendidikan agama dan pendidikan keagamaan.

Pembahasan mengenai pembiayaan menjadi semakin penting karena kualitas pendidikan sangat berkaitan dengan kemampuan lembaga dalam mengelola sumber daya secara efektif dan berkelanjutan.

Dalam konteks perguruan tinggi keagamaan, pembiayaan pendidikan harus mampu diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan kompetensi dosen dan pegawai, penguatan sarana dan prasarana, peningkatan kapasitas riset, serta pengembangan inovasi kelembagaan.

Sementara itu, Hendro Dwi Antoro, S.H., C. Med, yang menjabat sebagai Kepala Tim Investasi Pendidikan, Kerjasama, dan Riset pada Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Kementerian Agama RI, memberikan perspektif yang lebih luas mengenai pentingnya investasi pendidikan, kerja sama, dan riset.

Bagi sivitas akademika, materi tersebut menjadi pengingat bahwa investasi terbesar sebuah institusi pendidikan sesungguhnya adalah investasi terhadap manusia. Dosen, pegawai, dan mahasiswa merupakan aset utama yang menentukan maju atau tidaknya sebuah perguruan tinggi.

Karena itu, penguatan kompetensi tidak boleh berhenti pada kegiatan formal. Kompetensi harus terus dikembangkan melalui pembelajaran berkelanjutan, riset, pengalaman, kolaborasi, dan keterlibatan dalam berbagai kegiatan akademik maupun profesional.

Pimpinan UIN SYAHADA Hadir Berikan Dukungan

Kegiatan Studium General turut dihadiri jajaran pimpinan UIN SYAHADA Padangsidimpuan. Hadir

Wakil Rektor I

Prof. Dr. Arbanur Rasyid, M.A.,

Wakil Rektor II

Prof. Dr. Darwis Harahap, M.Si.,

Wakil Rektor III

Dr. Ikhwanuddin Harahap, M.Ag.

Dari unsur fakultas hadir Dekan FEBI Prof. Dr. H. Fatahuddin Aziz Siregar, M.Ag., para Wakil Dekan FEBI, para Ketua Program Studi, para kepala bagian, dosen, pegawai, serta sivitas akademika di lingkungan UIN SYAHADA.

Kehadiran pimpinan universitas dan fakultas tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan yang memberikan ruang pengembangan wawasan bagi mahasiswa sekaligus memperkuat kompetensi dosen dan pegawai.

Forum tersebut juga memperlihatkan bahwa pengembangan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Setiap unsur di perguruan tinggi memiliki peran dalam menciptakan ekosistem akademik yang produktif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu.

Dekan FEBI: Studium General Momentum Memperluas Wawasan

Dekan FEBI UIN SYAHADA,

Prof. Dr. H. Fatahuddin Aziz Siregar, M.Ag.,

menyampaikan apresiasi kepada pimpinan universitas atas dukungan terhadap kegiatan Studium General.

Dekan juga menyampaikan penghargaan kepada kedua narasumber dari Kementerian Agama RI yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan memberikan pencerahan kepada sivitas akademika UIN SYAHADA.

Menurut Dekan, kegiatan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan perguruan tinggi saat ini. Perubahan lingkungan pendidikan yang berlangsung cepat menuntut dosen dan pegawai untuk terus meningkatkan kompetensi dan memahami kebijakan pendidikan secara lebih luas.

“Studium General ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial. Kita ingin mahasiswa, dosen, dan pegawai memperoleh wawasan baru dari narasumber yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidangnya. Kami berharap pengetahuan yang diperoleh hari ini dapat memberikan manfaat dan menjadi inspirasi untuk pengembangan FEBI dan UIN SYAHADA ke depan,” ujar Dekan.

Dekan juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan, mulai dari jajaran pimpinan universitas, pimpinan fakultas, narasumber, dosen, pegawai, mahasiswa, hingga seluruh panitia penyelenggara.

Apresiasi Khusus untuk Ketua Panitia dan Seluruh Tim

Di balik suksesnya pelaksanaan Studium General terdapat kerja keras panitia yang mempersiapkan kegiatan secara matang.

Panitia penyelenggara diketuai oleh Dr. Delima Sari Lubis, M.A., yang juga merupakan Wakil Dekan I FEBI UIN SYAHADA Padangsidimpuan.

Di bawah koordinasi ketua panitia, seluruh tim bekerja secara bersama-sama mempersiapkan berbagai kebutuhan kegiatan. Mulai dari komunikasi dan koordinasi dengan narasumber, pimpinan universitas dan fakultas, persiapan administrasi, tempat kegiatan, penerimaan peserta, hingga berbagai kebutuhan teknis lainnya.

Kerja keras tersebut mendapat apresiasi dari pimpinan FEBI.

Dekan menyampaikan penghargaan kepada Dr. Delima Sari Lubis, M.A., beserta seluruh anggota panitia yang telah memberikan waktu, tenaga, dan pikiran untuk memastikan kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

Apresiasi juga diberikan kepada seluruh tim pendukung yang bekerja di balik layar. Kesuksesan sebuah kegiatan besar bukan hanya ditentukan oleh mereka yang tampil di depan, tetapi juga oleh banyak orang yang bekerja dengan penuh tanggung jawab di belakang layar.

Semangat kebersamaan dan kekompakan panitia menjadi salah satu kunci keberhasilan Studium General FEBI tahun ini.

Mahasiswa Mendapat Perspektif Baru

Bagi mahasiswa FEBI, Studium General tersebut memberikan pengalaman akademik yang berbeda dari pembelajaran rutin di ruang kelas.

Interaksi langsung dengan pejabat Kementerian Agama memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melihat persoalan pendidikan dari perspektif kebijakan nasional. Mahasiswa juga dapat memahami bahwa dunia pendidikan memiliki keterkaitan erat dengan aspek ekonomi, pembiayaan, investasi, pengelolaan sumber daya manusia, kerja sama, dan riset.

Hal ini sejalan dengan karakter FEBI yang tidak hanya membekali mahasiswa dengan pengetahuan ekonomi dan bisnis Islam, tetapi juga mendorong mereka agar memiliki wawasan luas, kemampuan berpikir kritis, kemampuan beradaptasi, serta kesiapan menghadapi perubahan.

Studium General menjadi ruang untuk mempertemukan teori yang diperoleh mahasiswa di bangku kuliah dengan realitas kebijakan dan pengelolaan pendidikan di tingkat nasional.

Dari Aula Kampus untuk Masa Depan Pendidikan

Lebih dari sekadar forum akademik, Studium General FEBI UIN SYAHADA Padangsidimpuan menjadi momentum untuk menegaskan pentingnya investasi berkelanjutan dalam pendidikan.

Pendidikan yang berkualitas membutuhkan kebijakan yang tepat, pembiayaan yang efektif, sumber daya manusia yang kompeten, riset yang kuat, serta jejaring kerja sama yang luas.

Dari Aula UIN SYAHADA Padangsidimpuan, pesan tersebut menjadi semangat bersama: bahwa penguatan kompetensi dosen dan pegawai bukan sekadar kebutuhan institusi, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi yang mampu menghadapi tantangan masa depan.

Kegiatan Studium General diharapkan dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi FEBI dan UIN SYAHADA. Pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti ketika acara berakhir, tetapi dapat diterjemahkan menjadi gagasan, inovasi, kolaborasi, dan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Dengan dukungan pimpinan universitas, komitmen fakultas, kontribusi narasumber, serta kerja keras panitia dan seluruh sivitas akademika, FEBI UIN SYAHADA Padangsidimpuan terus berupaya membangun tradisi akademik yang terbuka, inspiratif, dan responsif terhadap perkembangan nasional.

Studium General ini pun menjadi bukti bahwa kampus bukan hanya tempat belajar, tetapi juga ruang untuk mempertemukan gagasan, membangun jejaring, memperkuat kompetensi, dan menyiapkan generasi masa depan yang siap memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.