Workshop Sekolah Pasar Modal FEBI UIN SYAHADA Tingkatkan Literasi Investasi Mahasiswa

Padangsidimpuan, 21 Mei 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan literasi keuangan mahasiswa melalui pelaksanaan Workshop Sekolah Pasar Modal dengan tema “Berinvestasi di Pasar Modal Indonesia”. Kegiatan ini menjadi salah satu program edukatif yang bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada mahasiswa mengenai pentingnya investasi, pengelolaan keuangan, serta peluang besar yang tersedia di pasar modal Indonesia pada era digital saat ini.

Kegiatan workshop berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari para peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, serta civitas akademika FEBI. Acara ini juga menjadi wadah strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan lembaga pasar modal dalam membangun generasi muda yang melek investasi dan memiliki kesadaran finansial sejak dini.

Workshop tersebut dihadiri langsung oleh Dekan FEBI Prof. Dr. H. Fatahuddin Aziz Siregar, M.Ag. beserta seluruh jajaran pimpinan fakultas. Turut hadir Wakil Dekan I Dr. Delima Sari Lubis, M.A., Wakil Dekan II Dr. Sarmiana Batubara, M.A., Wakil Dekan III Dr. Purnama Hidayah Harahap, M.H., Kepala Bagian Tata Usaha Maharuddin Siregar, M.Si., para Ketua Program Studi, Kepala Laboratorium Dr. M. Fauzan, M.E.I., para dosen, pegawai, serta mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan FEBI.

Dalam sambutannya, Dekan FEBI menyampaikan bahwa perkembangan ekonomi global dan transformasi digital saat ini menuntut mahasiswa untuk memiliki kemampuan tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam pengelolaan keuangan dan investasi. Menurut beliau, generasi muda harus mulai memahami pentingnya investasi sebagai bagian dari perencanaan masa depan dan peningkatan kesejahteraan ekonomi.

Beliau juga menegaskan bahwa pasar modal Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan oleh generasi muda, khususnya mahasiswa. Kehadiran kegiatan sekolah pasar modal di lingkungan kampus menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi FEBI dalam mempersiapkan lulusan yang mampu bersaing secara profesional dan adaptif terhadap perkembangan ekonomi modern.

“Mahasiswa saat ini harus memiliki wawasan yang luas tentang dunia investasi. Dengan adanya kegiatan ini, kita berharap mahasiswa tidak hanya memahami teori ekonomi di ruang kuliah, tetapi juga mampu mengimplementasikan ilmu tersebut dalam praktik nyata. Pasar modal dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun kemandirian ekonomi generasi muda,” ujar beliau dalam sambutannya.

Kegiatan workshop ini menghadirkan narasumber yang kompeten dan berpengalaman di bidang pasar modal. Narasumber pertama adalah Enny Magdalena Saragih selaku Deputi Kepala Wilayah Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumatera Utara. Dalam penyampaian materinya, beliau menjelaskan secara rinci mengenai perkembangan pasar modal Indonesia, peran Bursa Efek Indonesia dalam meningkatkan inklusi keuangan masyarakat, serta pentingnya edukasi investasi bagi kalangan mahasiswa.

Beliau menyampaikan bahwa saat ini investasi di pasar modal bukan lagi sesuatu yang sulit dijangkau oleh generasi muda. Melalui perkembangan teknologi digital, masyarakat kini dapat membuka rekening saham dan melakukan transaksi investasi hanya melalui telepon genggam. Hal ini menjadi peluang besar bagi mahasiswa untuk mulai belajar berinvestasi sejak dini.

Selain menjelaskan konsep dasar investasi seperti saham, obligasi, dan reksa dana, beliau juga memberikan edukasi mengenai pentingnya memahami profil risiko, strategi investasi jangka panjang, serta kemampuan melakukan analisis sederhana sebelum membeli saham. Tidak hanya itu, beliau turut mengingatkan peserta agar berhati-hati terhadap maraknya investasi ilegal dan penipuan berkedok investasi yang sering menyasar generasi muda.

Dalam paparannya, beliau juga memperkenalkan berbagai inovasi yang dilakukan Bursa Efek Indonesia untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap investasi, seperti pengembangan aplikasi edukasi digital, pelaksanaan sekolah pasar modal secara berkala, optimalisasi Galeri Investasi di kampus-kampus, hingga program inklusi keuangan berbasis generasi muda. Menurutnya, mahasiswa memiliki potensi besar menjadi investor aktif yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Generasi muda harus mulai memahami bahwa investasi adalah bagian dari gaya hidup modern yang produktif. Dengan investasi yang benar dan terarah, mahasiswa dapat mempersiapkan masa depan finansial yang lebih baik,” jelas beliau di hadapan peserta workshop.

Narasumber berikutnya adalah Windi Aulia Putri selaku Representative KISI Medan. Dalam pemaparannya, beliau lebih banyak memberikan gambaran praktis mengenai pengalaman dan strategi investasi yang relevan bagi mahasiswa. Ia menjelaskan bahwa saat ini pasar modal Indonesia sangat terbuka bagi generasi muda yang ingin mulai belajar menjadi investor.

Beliau juga memberikan motivasi kepada peserta agar tidak takut memulai investasi meskipun dengan modal yang terbatas. Menurutnya, konsistensi dan pemahaman yang baik jauh lebih penting dibandingkan jumlah modal awal yang dimiliki. Ia menekankan bahwa kebiasaan menabung dan berinvestasi sejak usia muda akan memberikan dampak besar terhadap kestabilan ekonomi seseorang di masa depan.

Selain itu, beliau juga memperkenalkan berbagai fitur digital yang mempermudah masyarakat dalam melakukan investasi, mulai dari aplikasi trading online, fitur analisis pasar, hingga akses edukasi investasi yang kini dapat diperoleh secara gratis melalui berbagai platform digital. Materi yang disampaikan semakin menarik karena disertai contoh-contoh nyata dan pengalaman langsung dalam dunia pasar modal.

Suasana workshop berlangsung sangat interaktif. Para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, terutama pada sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa mengajukan berbagai pertanyaan mengenai cara memilih saham yang baik, strategi investasi untuk pemula, risiko investasi, hingga peluang investasi syariah di pasar modal Indonesia.

Melalui kegiatan ini, FEBI UIN SYAHADA berharap mahasiswa dapat memiliki pemahaman yang lebih luas mengenai dunia investasi dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Workshop Sekolah Pasar Modal ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam mencetak generasi muda yang cerdas finansial, inovatif, serta mampu menghadapi tantangan ekonomi global dengan pengetahuan dan keterampilan yang memadai.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara pimpinan fakultas, narasumber, dan seluruh peserta workshop sebagai bentuk dokumentasi sekaligus simbol kolaborasi antara dunia akademik dan lembaga pasar modal dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, khususnya di lingkungan FEBI UIN SYAHADA Padangsidimpuan.