Prodi Bisnis Digital FEBI Kenalkan AI kepada Pelaku UMKM
Padangsidimpuan, 30 Oktober 2026 – Dalam upaya meningkatkan literasi teknologi, mendorong inovasi usaha, serta mempercepat transformasi ekonomi masyarakat berbasis digital, Program Studi Bisnis Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (UIN SYAHADA) Padangsidimpuan melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Sitampa Simatoras, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan, pada Sabtu–Minggu, 26–27 September 2026.

Kegiatan yang mengangkat tema “Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Meningkatkan Produktivitas dan Pemasaran UMKM Berbasis Digital” ini menjadi salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam menghadirkan kontribusi nyata dunia akademik terhadap peningkatan kapasitas dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Program Studi Bisnis Digital berupaya memperkenalkan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sebagai salah satu instrumen strategis yang dapat membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan efisiensi kerja, mengembangkan kreativitas, memperluas jangkauan pemasaran, serta meningkatkan daya saing produk lokal di tengah perkembangan ekonomi digital.
Kegiatan PkM ini melibatkan Ketua Program Studi Bisnis Digital, Idris Saleh, M.E., Ketua Panitia Dr. Purnama Hidayah Harahap, M.H., narasumber Ismail Pulungan, M.E., serta tim pengabdian Program Studi Bisnis Digital FEBI UIN SYAHADA Padangsidimpuan. Pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Sitampa Simatoras yang dipimpin oleh Kepala Desa, Tunas.
Mendorong UMKM Adaptif terhadap Perkembangan Teknologi
Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah membawa perubahan signifikan terhadap berbagai sektor kehidupan, termasuk aktivitas ekonomi dan dunia usaha. Kehadiran teknologi Artificial Intelligence membuka peluang baru bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha secara lebih efektif, efisien, dan inovatif.

Namun, pemanfaatan teknologi tersebut masih memerlukan peningkatan pemahaman dan keterampilan, terutama bagi pelaku usaha di wilayah pedesaan yang memiliki keterbatasan akses terhadap informasi dan pendampingan teknologi digital.
Berangkat dari kondisi tersebut, Program Studi Bisnis Digital FEBI UIN SYAHADA Padangsidimpuan memandang penting adanya kegiatan pengabdian yang tidak hanya berorientasi pada penyampaian pengetahuan secara teoritis, tetapi juga memperkenalkan berbagai bentuk penerapan teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diperkenalkan pada potensi AI dalam mendukung pengembangan usaha, mulai dari penyusunan ide bisnis, pembuatan materi promosi, pengembangan identitas produk, penyusunan deskripsi produk yang menarik, hingga pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran digital.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat memberikan wawasan baru kepada pelaku UMKM bahwa perkembangan teknologi bukanlah hambatan, melainkan peluang yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan memperkuat keberlanjutan usaha.
Narasumber Perkenalkan Potensi AI dalam Produktivitas dan Pemasaran Digital
Dalam kegiatan ini, Ismail Pulungan, M.E., hadir sebagai narasumber dengan fokus pembahasan mengenai pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence dalam meningkatkan produktivitas dan efektivitas pemasaran UMKM berbasis digital.
Materi pengabdian diarahkan pada pengenalan konsep dasar AI, manfaatnya dalam aktivitas ekonomi, serta berbagai peluang penerapannya dalam pengelolaan dan pengembangan usaha.

Salah satu aspek penting yang menjadi perhatian adalah bagaimana teknologi AI dapat membantu pelaku UMKM menghasilkan materi pemasaran yang lebih kreatif dan komunikatif tanpa harus mengeluarkan biaya operasional yang besar.
Pemanfaatan AI dalam pemasaran digital dapat dilakukan melalui penyusunan kalimat promosi, pengembangan ide konten media sosial, pembuatan konsep desain pemasaran, penyusunan katalog produk, serta perencanaan strategi komunikasi dengan konsumen.
Selain itu, AI juga memiliki potensi untuk membantu pelaku usaha melakukan analisis sederhana terhadap kebutuhan pasar, mengidentifikasi peluang pengembangan produk, serta menyusun strategi pemasaran yang lebih terarah sesuai dengan karakteristik konsumen.
Meskipun demikian, pemanfaatan teknologi AI tetap memerlukan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan pengawasan manusia agar informasi yang dihasilkan tetap akurat, relevan, serta sesuai dengan nilai-nilai etika dalam menjalankan usaha.
Dengan pemahaman tersebut, pelaku UMKM diharapkan tidak hanya mengenal perkembangan teknologi, tetapi juga mampu memahami manfaat, keterbatasan, dan cara penggunaannya secara bijaksana.
Ketua Panitia Tekankan Pentingnya Literasi Digital Masyarakat
Ketua Panitia PkM, Dr. Purnama Hidayah Harahap, M.H., menekankan bahwa pelaksanaan pengabdian ini merupakan bagian dari komitmen akademisi FEBI UIN SYAHADA Padangsidimpuan untuk menghadirkan kegiatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman.

Kegiatan pengabdian yang mengangkat tema Artificial Intelligence dinilai memiliki nilai strategis karena teknologi digital saat ini telah menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing dunia usaha.
Menurutnya, pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan literasi digital perlu dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat memiliki kesiapan dalam menghadapi perubahan pola ekonomi dan bisnis.
“Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, kami ingin memberikan pemahaman bahwa teknologi Artificial Intelligence dapat menjadi sarana pendukung bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan produktivitas dan mengembangkan pemasaran produk. Kami berharap pengetahuan yang diperoleh dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus belajar, berinovasi, dan memanfaatkan teknologi secara positif,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya kegiatan ekonomi produktif.
Kegiatan PkM di Desa Sitampa Simatoras diharapkan menjadi salah satu langkah awal dalam memperluas pemahaman masyarakat terhadap perkembangan teknologi digital, khususnya dalam bidang kewirausahaan dan pemasaran.
Kaprodi Bisnis Digital: Pengabdian Harus Memberikan Manfaat Nyata
Sementara itu, Ketua Program Studi Bisnis Digital FEBI UIN SYAHADA Padangsidimpuan, Idris Saleh, M.E., menyampaikan bahwa kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat merupakan salah satu wujud tanggung jawab perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat.
Sebagai program studi yang berfokus pada pengembangan ilmu bisnis berbasis teknologi, Prodi Bisnis Digital memiliki peran penting dalam memperkenalkan inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi pengembangan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pemanfaatan Artificial Intelligence merupakan salah satu perkembangan teknologi yang perlu dipahami oleh pelaku usaha agar mampu beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen dan perkembangan pasar digital.
“Transformasi digital telah menjadi bagian penting dalam perkembangan dunia usaha. Oleh karena itu, pelaku UMKM perlu mendapatkan edukasi dan pendampingan agar mampu memanfaatkan teknologi secara tepat. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat memahami bahwa AI bukan hanya teknologi masa depan, tetapi juga dapat menjadi alat bantu yang bermanfaat dalam menjalankan usaha saat ini,” jelas Idris Saleh.
Ia menambahkan bahwa kegiatan pengabdian tidak hanya menjadi sarana transfer pengetahuan dari perguruan tinggi kepada masyarakat, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi akademisi untuk memahami kebutuhan dan tantangan yang dihadapi masyarakat secara langsung.
Dengan demikian, kegiatan PkM diharapkan dapat menghasilkan hubungan yang saling memberikan manfaat antara dunia pendidikan dan masyarakat.
Program Studi Bisnis Digital juga diharapkan terus mengembangkan kegiatan pengabdian yang berorientasi pada peningkatan kompetensi kewirausahaan, penguatan literasi teknologi, serta pemanfaatan inovasi digital dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Pemerintah Desa Sambut Positif Kehadiran Tim Pengabdian
Kepala Desa Sitampa Simatoras, Tunas, menyambut positif pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang diselenggarakan oleh Program Studi Bisnis Digital FEBI UIN SYAHADA Padangsidimpuan.
Kehadiran tim pengabdian dari perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam membangun hubungan kerja sama antara institusi pendidikan dan pemerintah desa, khususnya dalam meningkatkan pengetahuan serta keterampilan masyarakat.
Melalui kegiatan yang berfokus pada pemanfaatan Artificial Intelligence, masyarakat Desa Sitampa Simatoras diharapkan memperoleh wawasan mengenai peluang pengembangan usaha dengan memanfaatkan teknologi digital.
Pemerintah desa memiliki peran strategis dalam mendukung pemberdayaan masyarakat, termasuk mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha agar mampu mengembangkan potensi ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Sinergi antara pemerintah desa dan perguruan tinggi juga diharapkan dapat membuka peluang kerja sama pada berbagai bidang lainnya, seperti pengembangan kewirausahaan, literasi keuangan digital, pemasaran produk lokal, serta peningkatan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi informasi.
Dekan FEBI Berikan Apresiasi atas Inovasi dan Kontribusi Prodi Bisnis Digital
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN SYAHADA Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Fatahuddin Aziz Siregar, M.Ag., memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang diselenggarakan oleh Program Studi Bisnis Digital di Desa Sitampa Simatoras.
Dekan menilai bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi positif civitas akademika FEBI dalam menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menghadirkan inovasi yang selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa ilmu pengetahuan yang dikembangkan melalui proses pendidikan dan penelitian dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Ketua Program Studi Bisnis Digital, Ketua Panitia, narasumber, serta seluruh tim pengabdian yang telah menunjukkan komitmen dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini merupakan langkah positif dalam memperkenalkan teknologi Artificial Intelligence kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM, agar mampu meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan daya saing usaha di era digital,” ungkap Dekan.
Lebih lanjut, Dekan menekankan bahwa perkembangan teknologi harus dimanfaatkan sebagai instrumen untuk menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong lahirnya inovasi yang memberikan nilai tambah bagi produk dan usaha lokal.
“Pemanfaatan teknologi digital harus diarahkan pada kegiatan yang produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Saya berharap kegiatan pengabdian seperti ini tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi dapat menjadi awal dari proses pendampingan dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan, sehingga pengetahuan yang diperoleh benar-benar dapat diterapkan dalam pengembangan usaha,” tambahnya.
Dekan juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Desa Sitampa Simatoras yang telah membuka ruang kolaborasi dengan FEBI UIN SYAHADA Padangsidimpuan.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat memerlukan keterlibatan berbagai pihak, baik akademisi, pemerintah, maupun masyarakat sebagai penerima manfaat.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai program inovatif yang tidak hanya meningkatkan pengetahuan masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Integrasi Teknologi Digital dengan Nilai-Nilai Ekonomi Islam
Selain berorientasi pada peningkatan keterampilan teknologi, kegiatan PkM ini juga memiliki relevansi dengan pengembangan ekonomi dan bisnis Islam yang menekankan nilai kejujuran, keadilan, tanggung jawab, dan kebermanfaatan dalam aktivitas ekonomi.
Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam kegiatan usaha perlu dilakukan dengan tetap memperhatikan prinsip etika bisnis, termasuk menjaga keakuratan informasi produk, menghindari promosi yang menyesatkan, serta melindungi data dan privasi konsumen.
Dalam konteks ekonomi Islam, kemajuan teknologi tidak hanya dipandang sebagai sarana untuk memperoleh keuntungan ekonomi, tetapi juga sebagai instrumen untuk menciptakan kemaslahatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Oleh karena itu, pengembangan bisnis digital perlu mengintegrasikan kemajuan teknologi dengan nilai-nilai moral dan sosial agar mampu menghasilkan aktivitas ekonomi yang produktif, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.
Pendekatan ini sejalan dengan paradigma teoantropoekosentris yang menjadi landasan pengembangan keilmuan UIN SYAHADA Padangsidimpuan, yakni mengintegrasikan nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, dan kepedulian terhadap lingkungan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik kehidupan.
Dengan pendekatan tersebut, inovasi teknologi diharapkan tidak hanya mendorong kemajuan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat sosial yang lebih luas bagi masyarakat.
Membangun Ekosistem UMKM Digital yang Inovatif dan Berkelanjutan
Pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat selama dua hari ini menjadi momentum penting dalam memperkenalkan peluang pemanfaatan Artificial Intelligence sebagai bagian dari transformasi ekonomi digital di tingkat desa.
Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan bahwa proses digitalisasi tidak hanya menjadi kebutuhan perusahaan besar atau pelaku usaha di perkotaan, tetapi juga memiliki potensi besar untuk mendukung pertumbuhan UMKM di wilayah pedesaan.
Melalui peningkatan pemahaman mengenai teknologi AI, masyarakat diharapkan semakin termotivasi untuk mengembangkan kreativitas usaha, meningkatkan kualitas pemasaran, serta memanfaatkan berbagai platform digital sebagai sarana memperluas akses pasar.
Ke depan, penguatan kapasitas UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital perlu didukung oleh pendampingan yang berkelanjutan, peningkatan keterampilan praktis, serta kolaborasi berbagai pemangku kepentingan.
Dalam hal ini, Program Studi Bisnis Digital FEBI UIN SYAHADA Padangsidimpuan memiliki peluang strategis untuk terus berkontribusi melalui kegiatan edukasi, pelatihan, penelitian terapan, dan pengabdian yang berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat.
Kegiatan PkM di Desa Sitampa Simatoras menjadi cerminan komitmen Program Studi Bisnis Digital FEBI UIN SYAHADA Padangsidimpuan dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang inovatif, responsif, dan berdampak bagi masyarakat.
Melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan tumbuh semangat kewirausahaan digital yang mampu meningkatkan produktivitas, memperluas peluang ekonomi, serta mendorong terciptanya UMKM yang semakin mandiri dan berdaya saing.