AXIS TEAM FEBI UIN Syahada Tembus Semifinal Islamic Scientific Paper TEMILNAS XXV di Universitas Andalas

Padangsidimpuan, 05 Oktober 2026 FEBI UIN Syahada — Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (UIN Syahada) Padangsidimpuan. Melaluli AXIS TEAM UIN Syahada berhasil menembus babak semifinal cabang Islamic Scientific Paper (ISP) pada ajang Temu Ilmiah Nasional (TEMILNAS) XXV x Sharia Economic Expo (SEE) 2026 yang diselenggarakan di Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat.

TEMILNAS XXV x SEE 2026 menjadi salah satu ajang ilmiah nasional yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dalam kompetisi dan kegiatan akademik di bidang ekonomi syariah. Berdasarkan materi kegiatan, rangkaian TEMILNAS XXV dilaksanakan pada 26–30 Agustus 2026 di Universitas Andalas.

AXIS TEAM yang mewakili UIN Syahada terdiri atas Suvri Yadi Sitompul dari Program Studi Ekonomi Syariah sebagai ketua, bersama Nur Jamilah Harahap dan Nurliani Purba dari Program Studi Manajemen Bisnis Syariah (MBS). Ketiganya merupakan mahasiswa FEBI UIN Syahada Padangsidimpuan.

Dalam kompetisi Islamic Scientific Paper, AXIS TEAM mengangkat karya ilmiah berjudul “Optimalisasi Artificial Intelligence dan Blockchain dalam Pengelolaan ZISWAF untuk Meningkatkan Transparansi dan Kemandirian Ekonomi UMKM Halal di Indonesia.”

Karya tersebut menawarkan gagasan inovatif mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan teknologi blockchain dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF). Integrasi kedua teknologi tersebut diarahkan untuk meningkatkan transparansi pengelolaan ZISWAF sekaligus mendukung kemandirian ekonomi pelaku UMKM halal di Indonesia.

Dalam gagasannya, tim mengusulkan pemanfaatan teknologi melalui beberapa tahapan, mulai dari penghimpunan dan pencatatan, profiling dan verifikasi, penguatan kepatuhan syariah, hingga distribusi dan pengawasan. Teknologi blockchain digunakan untuk memastikan pencatatan transaksi lebih transparan dan dapat ditelusuri, sementara AI dimanfaatkan untuk menganalisis data sosial-ekonomi penerima manfaat serta menilai kelayakan UMKM halal.

Tembus Semifinal, Buktikan Daya Saing Mahasiswa FEBI

Babak semifinal Islamic Scientific Paper berlangsung pada 27 Agustus 2026. Pada tahap tersebut, AXIS TEAM mempresentasikan karya ilmiah di hadapan dewan juri sekaligus mengikuti sesi tanya jawab untuk mempertahankan argumentasi dan gagasan yang ditawarkan.

Meskipun perjalanan AXIS TEAM berakhir pada babak semifinal dan belum melaju ke babak final, capaian tersebut menjadi prestasi penting bagi mahasiswa FEBI UIN Syahada. Keberhasilan menembus semifinal tingkat nasional menunjukkan bahwa mahasiswa FEBI mampu menghadirkan gagasan yang relevan dengan perkembangan teknologi, ekonomi syariah, dan kebutuhan masyarakat.

Salah satu anggota AXIS TEAM, Nur Jamilah Harahap, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam TEMILNAS XXV memberikan pengalaman akademik yang sangat berharga.

“Bagi saya dan teman-teman, TEMILNAS menjadi pengalaman yang sangat berarti. Kami belajar menyusun gagasan dengan lebih matang, berani menyampaikan dan mempertahankan gagasan di hadapan juri dalam forum nasional, serta memperoleh relasi dan pengalaman baru dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Meskipun belum sampai ke babak final, pengalaman ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus belajar dan mengembangkan karya ilmiah ke depannya.”

Dekan FEBI Apresiasi Semangat dan Prestasi Mahasiswa

Dekan FEBI UIN Syahada Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Fatahuddin Aziz Siregar, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas perjuangan dan capaian AXIS TEAM yang telah membawa nama FEBI dan UIN Syahada dalam kompetisi ilmiah tingkat nasional.

Menurutnya, prestasi mahasiswa tidak semata-mata diukur dari keberhasilan meraih juara, tetapi juga dari keberanian untuk berkompetisi, kemampuan menghadirkan gagasan, serta pengalaman akademik yang diperoleh selama mengikuti kompetisi.

Dekan menilai capaian AXIS TEAM menjadi bagian penting dari proses membangun budaya akademik yang kompetitif di lingkungan FEBI UIN Syahada. Gagasan yang mengintegrasikan ekonomi syariah dengan teknologi AI dan blockchain juga dinilai sejalan dengan kebutuhan pengembangan ekonomi Islam di era transformasi digital.

“Kami memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada AXIS TEAM yang telah berjuang membawa nama FEBI dan UIN Syahada pada ajang nasional. Semifinal bukanlah akhir, tetapi bagian dari proses untuk terus belajar, mengevaluasi, dan meningkatkan kualitas. Kami berharap pengalaman ini menjadi modal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi pada kompetisi berikutnya,” ujar Prof. Dr. H. Fatahuddin Aziz Siregar, M.Ag.

Dekan juga menegaskan bahwa FEBI akan terus memberikan ruang dan dukungan bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi, baik dalam bidang akademik, karya ilmiah, kewirausahaan, maupun kompetisi nasional dan internasional.

Kaprodi MBS: Mahasiswa Harus Terus Berikan yang Terbaik

Apresiasi juga disampaikan Kaprodi Manajemen Bisnis Syariah (MBS), Annida Karima Sovia, M.M. Menurutnya, keikutsertaan mahasiswa MBS dalam kompetisi nasional merupakan bagian dari upaya membangun karakter mahasiswa yang unggul, kreatif, kompetitif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi institusi.

Kaprodi MBS menyampaikan bahwa prestasi mahasiswa merupakan kebanggaan bersama sekaligus motivasi bagi program studi untuk terus meningkatkan pembinaan dan pendampingan mahasiswa.

“Kami bangga atas perjuangan mahasiswa. Apa yang dicapai AXIS TEAM merupakan hasil dari keberanian, kerja keras, dan kemauan untuk terus belajar. Kami akan terus mendorong mahasiswa MBS agar berani tampil di tingkat nasional dan internasional serta memberikan yang terbaik untuk UIN Syahada dan FEBI,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa mahasiswa tidak perlu takut mengikuti kompetisi meskipun belum berhasil menjadi juara. Menurutnya, setiap kompetisi memberikan pengalaman, jejaring, kemampuan berpikir kritis, serta mental berkompetisi yang sangat penting bagi mahasiswa.

Menjadi Motivasi untuk Prestasi Berikutnya

Perjalanan AXIS TEAM pada TEMILNAS XXV menjadi bukti bahwa mahasiswa FEBI UIN Syahada memiliki potensi untuk bersaing di tingkat nasional. Gagasan mengenai AI, blockchain, ZISWAF, dan UMKM halal yang dibawa dalam kompetisi tersebut juga menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam merespons perkembangan teknologi dengan perspektif ekonomi syariah.

Capaian semifinal ini diharapkan menjadi pijakan bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan kualitas karya ilmiah, kemampuan presentasi, argumentasi, serta keberanian tampil dalam berbagai kompetisi.

FEBI UIN Syahada berkomitmen untuk terus melahirkan mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan inovatif dan solutif bagi perkembangan ekonomi syariah Indonesia.

Prestasi AXIS TEAM menjadi bagian dari rangkaian capaian mahasiswa FEBI UIN Syahada sekaligus memperkuat semangat bersama untuk terus “memberikan yang terbaik untuk UIN Syahada dan FEBI.”