OBE dan CGBL Jejak Baru FEBI Menuju Pendidikan Berkelas Dunia

Padangsidimpuan, 20 Juli 2026 – Komitmen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (UIN SYAHADA) Padangsidimpuan dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing internasional kembali ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam Workshop Outcome-Based Education (OBE) & Case-Game Based Learning yang diselenggarakan oleh Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia (AFEBI) di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, pada tanggal 16–17 Juli 2026.

Kegiatan yang diikuti oleh pimpinan fakultas ekonomi dan bisnis dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia ini menjadi forum strategis untuk memperkuat implementasi kurikulum berbasis capaian pembelajaran (Outcome-Based Education) sekaligus memperkenalkan inovasi pembelajaran melalui pendekatan Case-Game Based Learning, yang saat ini menjadi salah satu metode pembelajaran modern dalam mendukung terciptanya lulusan yang kompeten, kreatif, serta mampu menjawab tantangan dunia kerja dan industri.

Delegasi FEBI UIN SYAHADA Padangsidimpuan yang mengikuti workshop tersebut terdiri atas

  • Ketua Program Studi Perbankan Syaria Ferri Alfadri, M.E
  • Ketua Program Studi Bisnis Digital Idris Saleh, M.E
  • Kepala Laboratorium Dr. M. Fauzan Nasution, M.E.I.

Kehadiran ketiga pimpinan akademik tersebut merupakan bentuk nyata komitmen fakultas dalam meningkatkan kualitas tata kelola akademik serta memperkuat implementasi kurikulum yang selaras dengan standar nasional maupun internasional.

Workshop yang berlangsung selama dua hari ini menghadirkan berbagai narasumber dan praktisi pendidikan tinggi yang memiliki pengalaman luas dalam pengembangan kurikulum berbasis OBE. Seluruh peserta memperoleh pembekalan mengenai penyusunan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), pemetaan mata kuliah, penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan dunia industri, penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis OBE, hingga teknik penyusunan asesmen yang mampu mengukur ketercapaian kompetensi mahasiswa secara objektif dan terukur.

Tidak hanya membahas konsep OBE, kegiatan ini juga memberikan pelatihan mengenai penerapan Case-Game Based Learning, yaitu metode pembelajaran yang mengintegrasikan studi kasus nyata dengan simulasi permainan edukatif. Pendekatan ini dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, kolaboratif, dan berpusat pada mahasiswa (student-centered learning). Melalui metode tersebut, mahasiswa didorong untuk mampu menganalisis berbagai persoalan riil, menyusun strategi penyelesaian masalah, mengambil keputusan secara tepat, serta meningkatkan kemampuan komunikasi dan kerja sama tim.

Selama workshop berlangsung, peserta tidak hanya menerima materi teoritis, tetapi juga mengikuti berbagai sesi praktik, simulasi, diskusi kelompok, serta berbagi pengalaman (best practices) antarperguruan tinggi. Para peserta diajak menyusun desain kurikulum berbasis OBE, melakukan pemetaan hubungan antara CPL dan mata kuliah, merancang instrumen penilaian berbasis kompetensi, hingga mengevaluasi efektivitas pembelajaran melalui studi kasus yang aplikatif.

Forum ini juga menjadi sarana penting untuk memperluas jejaring akademik antaranggota AFEBI. Para pimpinan fakultas dari berbagai daerah berdiskusi mengenai tantangan implementasi OBE di masing-masing perguruan tinggi, berbagi pengalaman dalam menghadapi proses akreditasi, serta merumuskan berbagai strategi kolaborasi untuk meningkatkan mutu pendidikan ekonomi dan bisnis di Indonesia.

Bagi delegasi FEBI UIN SYAHADA, keikutsertaan dalam workshop ini menjadi kesempatan yang sangat berharga untuk memperoleh wawasan baru mengenai pengembangan kurikulum yang lebih adaptif terhadap perubahan lingkungan pendidikan global. Berbagai materi yang diperoleh diharapkan dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran di seluruh program studi di lingkungan FEBI sehingga mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan profesional, kemampuan berpikir kritis, jiwa kepemimpinan, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Kepala Laboratorium FEBI, Dr. M. Fauzan Nasution, M.E.I., menyampaikan bahwa transformasi pembelajaran menjadi salah satu kebutuhan yang tidak dapat dihindari oleh perguruan tinggi di era digital. Menurutnya, implementasi Outcome-Based Education dan Case-Game Based Learning akan memperkuat kualitas proses pembelajaran karena mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga pengalaman belajar yang kontekstual dan aplikatif.

Sementara itu, Ferri Alfadri, M.E. dan Idris Saleh, M.E. menilai bahwa workshop ini memberikan banyak inspirasi dalam pengembangan kurikulum program studi agar semakin relevan dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan perkembangan teknologi. Berbagai praktik baik yang dipelajari selama kegiatan akan menjadi referensi dalam penyempurnaan proses pembelajaran di lingkungan FEBI UIN SYAHADA.

Partisipasi aktif FEBI UIN SYAHADA dalam kegiatan nasional yang diselenggarakan oleh AFEBI ini sekaligus mempertegas komitmen fakultas untuk terus melakukan peningkatan mutu secara berkelanjutan. Melalui penguatan kapasitas dosen dan pimpinan akademik, implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education, serta penerapan metode pembelajaran inovatif, FEBI UIN SYAHADA optimistis mampu melahirkan lulusan yang unggul, profesional, berintegritas, serta memiliki daya saing tinggi dalam menghadapi dinamika perkembangan ekonomi, bisnis, dan teknologi di tingkat global.

Keikutsertaan dalam workshop ini juga menjadi bagian dari langkah strategis FEBI UIN SYAHADA Padangsidimpuan dalam mendukung visi fakultas sebagai pusat pengembangan ekonomi dan bisnis Islam yang unggul, inovatif, dan berkontribusi di tingkat internasional. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi yang terus dikembangkan, FEBI UIN SYAHADA siap menghadirkan sistem pembelajaran yang lebih berkualitas, relevan dengan kebutuhan zaman, serta mampu menghasilkan sumber daya manusia yang siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan kemajuan peradaban.